Panduan Fotografi Untuk Pemula

by jivi on May 3, 2012 · 0 comments

<img class="alignright size-full wp-image-2681" src="http://awangjivi.com/wp-content/uploads/2012/05/Tips-Fotografi-Untu

k-Pemula.jpg” alt=”Fotografi untuk Pemula” width=”300″ height=”300″ />Dalam 5 tahun terakhir penghobi di bidang Fotografi terus meningkat pesat. Dalam sehari saja bisa mencapai jutaan frame yang mereka hasilkan.Semakin murah dan mudahnya kamera serta software photo editor didapat, semakin banyak bertambah pula penghobi  bidang ini.

Seiring  dengan meningkatnya jumlah peminat bidang Fotografi, sering pula timbul pertanyaan. Untuk itulah melalui tulisan ini, jawaban atas pertanyaan itu kami coba berikan:

1. Untuk memulai Hobi Fotografi, kamera apa yang harus di pakai?

Pilihlah kamera dengan teknologi Digital Single Lens Reflect (DSLR). Karena jenis ini memiliki fitur standar yang lengkap, cukup mudah dalam pengoperasiannya serta mempunyai bentuk yang simple.

2. Merk apa yang paling bagus untuk di gunakan ?

Setiap merk pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, dalam hal ini sang penggunalah yang mampu menonjolkan kelebihannya dan menutupi kekurangannya. Jadi “Fotografer” sendiri lah yang dapat menentukan produk Kamera mana yang akan di gunakan dengan segala plus minusnya. Tak perlu ragu menggunakan kamera yang di miliki, meskipun merk dan jenis yang di miliki jarang yang menggunakannya.

3. Kamera jenis apa yang sebaiknya dibeli?

Dalam seni Fotografi, baik atau buruk gambar yang dihasilkan tergantung dari ketrampilan sang fotografer. Rasanya tak perlu ragu ketika harus membeli  kamera pocket sekalipun. Selain harganya di bawah Rp.  2 juta kamera jenis ini juga telah dilengkapi Fitur Manual yang akan memudahkan fotografer pemula mengenal Speed dan Diafragma.

Jika mempunyai budget 5 juta – 10 juta, bisa di coba kamera prosumer yang telah dilengkapi tambahan Lensa Fix. Jika anda memiliki anggaran 10 juta – 20 juta , pilihlah kamera DSLR semi professional dengan Lensa Kit.

4. Perlukah  kursus terlebih dahulu ?

Agar lebih dapat memahami secara sistematis dan terstruktur baik dalam ide, konsep, dan software Fotografi, tidak ada salahnya  mengambil kursus terlebih dahulu sebelum memulai hobi ini lebih jauh.

Tapi bila anggaran untuk itu tidak tersedia, perdalamlah dengan tekun, lakukan dengan berkesinambungan, sering bertukar pendapat dengan para “senior” dan jangan cepat puas.

Semuanya itu akan menjadi kunci keberhasilan untuk menjadi seorang fotografer yang profesional dan handal.

Jika anda menyukai artikel dari blog ini, anda bisa meninggalkan komentar atau Berlanggganan RSS feed dan artikel akan langsung terkirim ke email atau RSS reader anda.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: